“Senjata
Feodalisme dan Kapitalisme terutama Pelor dan Pedang.
Senjata Proletar Industri ialah Agitasi, Mogok dan Demonstrasi.
Sebulan Massa-Aksi di Indonesia sekarang lebih berguna dari 4
tahun Diponegoroisme.
Zaman Baru membawa Senjata Baru !!!! “
(Semangat Muda-Tan
Malaka)
Salam Pembebasan
Nasional!!!
Salam hangat serta hormat yang setinggi-tingginya bagi seluruh
anggota Serikat Mahasiswa Indonesia dari ujung Barat sampai ujung Timur
Indonesia (Medan, Pringsewu, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Pekalongan, Semarang,
Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Bima, Dompu, Ternate, Bacan, Tidore, Makasar,
Luwuk). Semoga kawan-kawan senantiasa dalam keadaan sehat dan tetap penuh
semangat dalam menjalankan pekerjaan-pekerjaan organisasi dan kegiatan
kesehariannya.
SMI…!!!! Cerdas, Militan, Merakyat…!!!
Sebelumnya,
Komite Pimpinan Pusat Serikat memohon maaf atas keterlambatan dalam perapian hasil-hasil bahasan kita
bersama pada Konferensi Nasional ke-IV yang lalu. Hal tersebut dikarenakan
kendala-kendala teknis dalam pengerjaannya meskipun hal tersebut tidak bisa
dijadikan alasan utama untuk menyelesaikan tanggungjawab Komite Pimpinan Pusat
SMI untuk merampungkan tinjauan terhadap Garis Politik kita sebagai brosur
bacaan bagi setiap anggota.
Selanjutnya,
KPP SMI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi segenap anggota
Serikat Mahasiswa Indonesia, khususnya kawan-kawan delegasi Konferensi Nasional
Ke-IV SMI. Yang sudah bersedia berkontribusi dengan memberikan
pandangan-pandangan serta kritik oto kritik terhadap pekerjaan-pekerjaan kita
bersama. Sehingga kita bisa mengetahui kekeliruan-kekeliruan kerja kita dan
melahirkan rekomendasi-rekomendasi untuk memperbaikinya. Inilah kita, Serikat
Mahasiswa Indonesia. Semoga tradisi-tradisi ini selalu bisa kita jaga sebagai
bagian dari tradisi revolusioner sebagai bagian dari gerakan rakyat.
Terkait dengan Garis
Politik, sebagai prinsip dasar perjuangan organisasi kita, perlu kiranya kita
secara terus menerus meninjau relevansinya dengan perkembangan situasi
kekinian. Dalam setiap bahasannya, kita melakukan penambahan data perkembangan
situasi dunia yang masih menghadapi badai krisis - yakni krisis kapitalisme –
serta perkembangan gerak modal di Indonesia sehingga kita dapat menentukan
sikap serta strategi taktik perlawanan kita.
Dalam
tinjauan kita terhadap garis politik Serikat Mahasiswa Indonesia, tidak ada
perubahan prinsipil pada Garpol kita. Dalam beberapa tahun belakangan, kita
masih memandang adanya persesuaian pandangan kita terhadap situasi saat ini.
Dalam Kofernas ke – IV, kita hanya memperdalam analisa kita terhadap
kesejarahan gerak modal di Indonesia hingga perkembangan Kapitalisme yang
semakin hari semakin massif untuk menguasai dunia pada umumnya dan Indonesia
pada khususnya. Maka kita telah melihat kapitalisme sudah mencapai tingkat
perkambangannya menjadi IMPERIALISME, dimana alat produksi dan modal mulai
tersentralisir pada satu titik, yakni kekuasaan ekonomi yang dimonopoli oleh
korporasi-korporasi internasional (MNCs/TNCs). Ketika korporasi-korporasi ini
terserang krisis, maka krisis yang dialami adalah krisis yang sangat hebat
(terbukti dari krisis yang terjadi semenjak 2008 yang sampai saat ini masih
belum menemukan jalan pemulihan).
Harapannya,
brosur garpol ini dapat terdistribusi merata pada seluruh anggota sebagai bahan
untuk memperkuat proses ideologi, sehingga kita mengetahui dasar dari
perjuangan Serikat Mahasiswa Indonesia dan semakin memasifkan
pekerjaan-pekerjaan organisasi kita secara Ideologi, Politik dan Organisasi.
Jakarta, Januari 2014
Ketua Umum Periode
2013-2015
Martin Luis




0 komentar:
Posting Komentar