Translate

Jumat, 26 Desember 2014

Pidato Ketua Umum SMI

 “Senjata Feodalisme dan Kapitalisme terutama Pelor dan Pedang.
Senjata Proletar Industri ialah Agitasi, Mogok dan Demonstrasi.
Sebulan Massa-Aksi di Indonesia sekarang lebih berguna dari 4 tahun Diponegoroisme.
Zaman Baru membawa Senjata Baru !!!! “
(Semangat Muda-Tan Malaka)
           


Salam Pembebasan Nasional!!!
           
            Salam hangat serta hormat yang setinggi-tingginya bagi seluruh anggota Serikat Mahasiswa Indonesia dari ujung Barat sampai ujung Timur Indonesia (Medan, Pringsewu, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Pekalongan, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Bima, Dompu, Ternate, Bacan, Tidore, Makasar, Luwuk). Semoga kawan-kawan senantiasa dalam keadaan sehat dan tetap penuh semangat dalam menjalankan pekerjaan-pekerjaan organisasi dan kegiatan kesehariannya.
SMI…!!!! Cerdas, Militan, Merakyat…!!!
            Sebelumnya, Komite Pimpinan Pusat Serikat memohon maaf atas keterlambatan dalam perapian hasil-hasil bahasan kita bersama pada Konferensi Nasional ke-IV yang lalu. Hal tersebut dikarenakan kendala-kendala teknis dalam pengerjaannya meskipun hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan utama untuk menyelesaikan tanggungjawab Komite Pimpinan Pusat SMI untuk merampungkan tinjauan terhadap Garis Politik kita sebagai brosur bacaan bagi setiap anggota.
            Selanjutnya, KPP SMI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi segenap anggota Serikat Mahasiswa Indonesia, khususnya kawan-kawan delegasi Konferensi Nasional Ke-IV SMI. Yang sudah bersedia berkontribusi dengan memberikan pandangan-pandangan serta kritik oto kritik terhadap pekerjaan-pekerjaan kita bersama. Sehingga kita bisa mengetahui kekeliruan-kekeliruan kerja kita dan melahirkan rekomendasi-rekomendasi untuk memperbaikinya. Inilah kita, Serikat Mahasiswa Indonesia. Semoga tradisi-tradisi ini selalu bisa kita jaga sebagai bagian dari tradisi revolusioner sebagai bagian dari gerakan rakyat.
Terkait dengan Garis Politik, sebagai prinsip dasar perjuangan organisasi kita, perlu kiranya kita secara terus menerus meninjau relevansinya dengan perkembangan situasi kekinian. Dalam setiap bahasannya, kita melakukan penambahan data perkembangan situasi dunia yang masih menghadapi badai krisis - yakni krisis kapitalisme – serta perkembangan gerak modal di Indonesia sehingga kita dapat menentukan sikap serta strategi taktik perlawanan kita.
            Dalam tinjauan kita terhadap garis politik Serikat Mahasiswa Indonesia, tidak ada perubahan prinsipil pada Garpol kita. Dalam beberapa tahun belakangan, kita masih memandang adanya persesuaian pandangan kita terhadap situasi saat ini. Dalam Kofernas ke – IV, kita hanya memperdalam analisa kita terhadap kesejarahan gerak modal di Indonesia hingga perkembangan Kapitalisme yang semakin hari semakin massif untuk menguasai dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya. Maka kita telah melihat kapitalisme sudah mencapai tingkat perkambangannya menjadi IMPERIALISME, dimana alat produksi dan modal mulai tersentralisir pada satu titik, yakni kekuasaan ekonomi yang dimonopoli oleh korporasi-korporasi internasional (MNCs/TNCs). Ketika korporasi-korporasi ini terserang krisis, maka krisis yang dialami adalah krisis yang sangat hebat (terbukti dari krisis yang terjadi semenjak 2008 yang sampai saat ini masih belum menemukan jalan pemulihan).
            Harapannya, brosur garpol ini dapat terdistribusi merata pada seluruh anggota sebagai bahan untuk memperkuat proses ideologi, sehingga kita mengetahui dasar dari perjuangan Serikat Mahasiswa Indonesia dan semakin memasifkan pekerjaan-pekerjaan organisasi kita secara Ideologi, Politik dan Organisasi.


Jakarta, Januari 2014

Ketua Umum Periode 2013-2015
Martin Luis

0 komentar:

Posting Komentar